Fungsi Jalur Merah dan Jalur Hijau didalam importir indonesia

Para pelaku bisnis importir Indonesia  tentu sudah sering mendengar makna jalan merah dan jalan hijau di dalam melaksanakan impor barang. Namun, memang apa sih yang dimaksud bersama dengan jalan merah dan jalan hijau? Kemudian, apa sebabnya selagi melaksanakan impor kadang terkena jalan merah dan kadang terkena jalan hijau? Mari kita review bahasannya di bawah ini yuk!

blueraycargo.id

Menurut Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Bea Cukai, Robert Leonard Marbun, barang-barang impor yang dapat masuk ke Indonesia dapat ditunaikan pemeriksaan pabean yang meliputi penelitian dokumen dan pemeriksaan fisik barang yang udah diatur pada Pasal 3 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan.

Robert mengatakan bahwa pemeriksaan ditunaikan secara selektif bersama perhitungkan tingkat risiko yang menempel pada importir dan barang. Hal ini terhitung sebetulnya udah lama diberlakukan. Perpaduan antara profil importir dan profil komoditas tersebut yang membuahkan penjaluran barang impor.

Penjaluran ini merupakan sistem pengawasan yang ditunaikan petugas bea cukai dalam melaksanakan service kesibukan impor supaya tidak tersedia pelanggaran kepabeanan dan cukai yang ditunaikan oleh pihak yang tidak bertangung jawab. Selain itu, peraturan penjaluran ini sebagai salah satu upaya bea cukai untuk menegaskan bahwa barang-barang yang diimpor tersebut udah cocok bersama yang tertulis di dokumen serta cocok bersama peraturan di lokasi pabean Indonesia.

Setelah mengetahui pentingnya jalan merah dan jalan hijau, mucul pertanyaan seterusnya yaitu apakah yang dimaksud bersama jalan merah dan jalan hijau? Nah, mari kami lihat bahasannya bersama yuk!

Jalur merah atau redline merupakan urutas sistem standar clearance yang biasa ditunaikan oleh petugas bea cukai, dimana pada sementara petugas bea cukai menerima dokumen impor dari importir lantas melaksanakan pemeriksaan, petugas bea cukai menentukan mesti ditunaikan pemeriksaan secara fisik pada barang yang diimpor cocok bersama peraturan yang berlaku. Singkatnya, jalan merah merupakan sistem service dan pengawasan pengeluaran barang impor bersama ditunaikan pemeriksaan fisik dan penelitian dokumen sebelum saat penerbitan Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB).